Lionel Messi Akui Sedih Harus Tinggalkan Barcelona

Meski dirinya sendiri yang telah mengajukan perpisahan dengan Barcelona, tapi Messi tidak memungkiri bahwa itu adalah keputusan yang sekaligus membuatnya sedih.

Kampanye musim ini memang sulit bagi Lionel Messi selaku kapten Barcelona. Di awal musim dia sempat berjanji untuk meraih gelar Liga Champions Eropa lagi, tapi pada akhirnya menyakitkan.

Langkah Barcelona terseok-seok sampai akhirnya disingkirkan Bayern Munchen lewat kekalahan telak 2-8 pada babak perempat final.

Di panggung domestik, Barcelona sudah lebih dulu mengibarkan bendera putih. Mereka gagal di ajang Piala Super Spanyol dan Copa Del Rey, lalu disalip Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga Spanyol.

Serangkaian hasil buruk di akhir musim ini diyakini membuat Lionel Messi meminta Barcelona untuk memutuskan kontraknya pada Rabu (26/8/2020) dini hari WIB.

Permintaan itu bisa dikatakan adalah buntut dari kekalahan menyedihkan dari Bayern Munchen.

Para fans Barcelona tentu saja tidak terima dengan keputusan Messi, banyak dari mereka yang turun ke jalan, menyerukan Presiden Josep Maria Bartomeu mundur dari jabatannya sehingga Messi bersedia bertahan.

Tapi dipercaya, Messi tidak akan mengubah keputusannya meskipun klub sudah berganti Presiden. Namun begitu, la Pulga merasa sedih karena harus berpisah dengan klub yang telah dibelanya sejak masih berusia 12 tahun.

“Saya telah mengambil keputusan dengan Antonella [Rocuzzo, istri Lionel Messi] untuk meninggalkan Barcelona. Ini menyakiti jiwaku, tetapi begitulah. Siklusnya sudah berakhir,” kata Lionel Messi seperti ditirukan Albert Roge.

Barcelona sendiri sebenarnya sudah berjuang sekuat tenaga untuk meyakinkan Lionel Messi agar bertahan di camp Nou musim depan. Termasuk diantaranya dengan meminta pelatih anyar Ronald Koeman agar membujuk sang Kapten.

Namun, pertemuan Koeman dengan Lionel Messi tidak membuahkan hasil positif. Justru La Pulga tidak terkesan dengan perkataan pria asal Belanda tersebut yang cenderung menyudutkan dia.

“Hak istimewa Anda di skuad sudah berakhir, Anda harus melakukan segalanya untuk tim. Saya tidak akan menjadi fleksibel, Anda harus memikirkan tim,” kata Koeman dikutip dari AS.

Sejauh ini, Messi terus dikaitkan dengan raksasa Premier League, Manchester City.

Arsene Wenger Bantah Akan Gantikan Ronald Koeman

Seiring dengan penunjukkan Ronald Koeman sebagai pelatih Barcelona, secara otomatis ada kekosongan di kursi pelatih Timnas Belanda. Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger dipercaya akan mengisi kekosongan tersebut.

Seperti diketahui, Raksasa Catalan sebelumnya telah mendepak Quique Setien dari kursi manajer setelah kalah mengenaskan dari Bayern Munchen. Sebagai gantinya, Klub La Liga Spanyol lantas mencapai kesepakatan dengan Ronald Koeman.

Sebelum ini, mantan pelatih Everton bekerja sebagai pelatih Timnas Belanda. Tapi dia sudah mengajukan pengunduran diri kepada KNVB untuk meninggalkan jabatan tersebut sebelum kemudian menerima tawaran dari Barcelona.

Kesepakatan ini membuat nasib Tim Nasional Belanda jadi tak jelas. Tapi sebagaimana dilansir Fox Sports, Arsene Wenger telah mengajukan diri menjadi penerus Ronald Koeman di kursi pelatih Timnas Belanda.

Sebagai informasi, Arsene Wenger sendiri belum pernah melatih lagi setelah meninggalkan Arsenal pada 2018. Sejak setahun terakhir dia bekerja di FIFA sebagai kepala pengembangan bakat muda.

Namun, untuk kabar mengenai pengajuan diri jadi pelatih Tim Nasional Belanda, pelatih asal Prancis memberikan bantahannya. Wenger bahkan mengaku tidak mengetahui dari mana datangnya isu tersebut.

“Saya yakin ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa saya menawarkan kesediaan saya untuk mengambil pekerjaan itu, tetapi saya tidak tersedia,”

“Saya bekerja di FIFA dan saya bekerja sangat keras dan saya tidak berbicara dengan siapa pun. Saya tidak tahu dari mana berita itu berasal.” kata Wenger kepada beIN Sport.

Sebelum ini, Barcelona melalui Presiden Mereka, Josep Maria Bartomeu sudah menyampaikan kalau Koeman akan menjadi pelatih Barcelona berikutnya. Namun, keputusan itu belum diumumkan secara resmi.

Mengenai hal tersebut, Wenger pun memaklumi kenapa Koeman sampai meninggalkan posisinya di Tim Nasional Belanda. Tawaran untuk menangani klub sekelas Barcelona tidak datang dua kali.

“Antara klub besar seperti Barcelona dan tim nasional, Anda memahami keputusannya. Dia berusia 57 tahun, dia tidak pernah bekerja di klub asing besar dan ini adalah kesempatan dalam hidupnya untuk mengambil pekerjaan itu.” Tandasnya.

Barcelona sendiri diyakini akan melakukan perombakan skuat pada bursa transfer musim panas ini.

Target Inter di Liga Europa: Pantang Kecewa Jika Gagal

Sebagai satu dari delapan kontestan, tentu saja Inter Milan akan melakukan yang terbaik pada sisa duel Liga Europa musim ini. Tapi, Conte menegaskan bahwa target timnya adalah untuk pantang merasa kecewa andai gagal jadi juara.

Inter Milan saat ini sedang bersiap untuk memainkan pertandingan perempat final Liga Europa melawan Bayer Leverkusen. Laga tersebut rencananya akan digelar pada Selasa dinihari WIB nanti (11/08).

Sebagai informasi, liga Europa musim ini, utamanya sejak babak perempat final hanya akan terdiri dari satu leg. Jadi, Inter Milan dan 7 kontestan lain hanya punya satu kesempatan.

Dengan kata lain, tidak ada istilah favorit pada pertandingan seperti ini, semua tim punya peluang sama baiknya. Inter boleh jadi lebih unggul di atas kertas, tapi pada kompetisi seperti ini, kejutan bisa saja terjadi.

Inter Milan arahan Antonio Conte memang tampil bagus musim ini, tapi mereka masih belum menemukan konsistensi.

Conte sendiri sadar akan hal tersebut, karena itu dia menegaskan bahwa target utama Inter Milan adalah bermain lepas tanpa beban, dan pantang merasa kecewa jika gagal menjadi juara.

“Kami harus bersikap positif. Kami terus bekerja keras untuk mencapai target, yakni yang semaksimal mungkin. Untuk melangkah dari posisi ini sampai di ujung sana, kami harus membuktikannya di lapangan. Kami tidak boleh mengeluh. Kami harus memberikan segalanya.”

“Jika kerja keras kami cukup untuk mencapai semifinal, atau final, atau bahkan meraih trofi, kami semua bakal senang — atau kami akan tersingkir di momen yang tepat, tanpa kecewa,” Conte kepada Football Italia.

Kendati demikian, bukan berarti Inter Milan tak berencana meraih trofi juara. Apalagi, mengingat fakta bahwa klub hanya menjadi runner up di ajang Serie A italia.

Dengan kata lain, Liga Europa akan jadi satu-satunya kesempatan terakhir bagi Nerazzurri akhiri musim dengan gelar juara.

“Kami datang dalam kondisi telah memainkan banyak pertandingan beruntun dalam kondisi cuaca yang sulit. Namun, antusiasme dan hasrat untuk menghadapi tantangan ini masih ada, serta usaha mencapai semifinal,” sambung Conte.

Raih Sepatu Emas Eropa, Immobile Girang Bukan Main

Ciro Immobile berhasil menjadi pencetak gol terbanyak diantara lima liga top Eropa musim ini. Pencapaian tersebut membuat pemain Lazio bangga, dan dia mengaku mimpinya telah menjadi nyata.

Mantan pemain Borussia Dortmund tersebut memang tampil gemilang musim ini bersama dengan Lazio. Yang bersangkutan 36 gol di ajang serie A Italia musim ini, atau yang terbanyak dibandingkan pemain lain.

Terkini, pemain berusia 30 tahun tersebut berhasil mencetak satu gol dalam kekalahan 1-3 yang diderita Lazio dari Napoli di laga penutup Serie A musim ini.

Meski Lazio kalah, tapi tambahan satu gol terebut membuat Immobile kini telah mengoleksi 36 gol di ajang Serie A Italia. Faktanya, itu adalah jumlah gol terbanyak dalam satu musim Serie A, sama seperti rekor yang pernah dicatat Higuain saat masih membela Napoli di musim 2015/16 lalu.

Lebih dari itu, jumlah tersebut juga membuat Immobile menjadi pemain dengan jumlah gol terbanyak di Eropa, mengalahkan Lewandowski, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Tak ayal, pencapaian ini lantas membuat Immobile merasa bangga, dimana menurutnya hal tersebut seperti mimpi yang jadi kenyataan.

“Saya super gembira dan bangga dengan apa yang saya raih, terutama ketika saya melihat kembali ke saat di mana saya memulai dan semuanya yang sudah saya alami,”

“Jika Anda benar-benar percaya, terkadang, mimpi akan menjadi nyata. Saya hanya bisa berterima kasih pada pelatih dan staf, rekan setim, dan saya bisa memberi garansi bahwa rekor ini adalah untuk seluruh tim,” ujar Immobile kepada Lazio Style Channel.

Lebih lanjut, pemain yang pernah membela Atletico Madrid ini mengucapkan terima kasih kepada para fans Lazio yang selama ini mendukungnya.

“Saya juga berterima kasih pada fans Lazio, yang membuat saya merasa sangat diperlukan untuk tim ini, dan saya sangat bangga akan hal itu. Saya ingin menjadi contoh bahwa ketika Anda tak pernah menyerah, Anda bisa mencapai target apa pun,” tutur Immobile.

Musim ini, Lazio memang tampil cemerlang dan tentu saja salah satu sebabnya adalah ketajaman performa Immobile.

Juventus Sudah Lelah Secara Mental Maupun Fisik

Dalam lima pertandingan terakhirnya di ajang Serie A Italia, Juventus menunjukkan performa yang memble. Pelatih Maurizio Sarri menilai bahwa para pemainnya saat ini tengah berada pada fase lelah secara mental dan fisik.

Terbaru, sang juara bertahan secara mengejutkan takluk di tangan Udinese. Pada duel yang digelar di Dacia Arena tersebut, Bianconneri kalah dengan skor akhir 1-2, dimana kekalahan ini praktis membuat perayaan gelar Scudetto ke-9 secara beruntun harus tertunda.

Padahal, Juventus sempat unggul lebih dulu lewat gol Matthijs de Ligt pada akhir babak pertama. Namun, di babak kedua, permainan menurun. Pasukan Maurizio Sarri kecolongan dua gol dari aksi Ilija Nestorovski dan Seko Fofana.

Memang, kekalahan ini tak lantas membuat Juventus tergusur dari tergoyahkan di puncak klasemen sementara, mereka masih unggul 6 poin atas Atalanta yang ada di posisi ke-2. Peluang mereka untuk mempertahankan Scudetto juga masih sangat besar.

Tapi bagaimanapun, performa Bianconneri dalam lima pertandingan terakhir ini tak lepas dari sorotan publik. Dari 15 poin yang harusnya bisa diraih, Juventus hanya mendapat lima poin saja, dengan rincian dua kekalahan diantaranya termasuk lawan AC Milan dan Udinese.

Dengan kata lain, Juve hanya memenangkan satu dari lima pertandingan tersebut, tak lain saat berhadapan denga Lazio.

Catatan ini sangat timpang dengan musim kemarin, dimana Bianconneri berhasil meraih 24 kemenangan dan hanya 3 kali kalah.

Mengenai hal ini, pelatih Maurizio Sarri tidak bisa membantah fakta tersebut. Namun dia membela para pemainnya dengan menganggap mereka sedang berada di fasee yang lelah secara mental maupun secara fisik.

“Pada periode ini, kami lelah secara fisik dan mental, dan itu adalah masalah yang umum bagi semua orang,”

“Untuk alasan ini, bermain agresif adalah sesuatu yang lebih melelahkan dan, oleh karena itu, sekarang yang paling penting adalah disiplin. Sulit untuk mempertahankan performa sepanjang laga dan kadang-kadang, seperti hari ini, kita kehilangan itu,” kata Maurizio Sarri dikutip dari Sportskeeda.

Berikutnya, Juventus akan berhadapan dengan Sampdoria dalam lanjutan Serie A Italia.

Catat 400 Penampilan di MU, Begini Kata David De Gea

David De Gea telah mencatatkan 400 penampilan di semua ajang untuk Manchester United, capaian tersebut tentu saja sangat fantastis. Meski minim prestasi, kiper Spanyol ini tetap sudah layak dianggap sebagai legenda klub.

Perlu diketahui, David De Gea bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas tahun 2011 silam. Ia dibeli dari Atletico Madrid untuk menggantikan kiper legendaris MU, Edwin van der Sar, karena di akhir musim 2010/11, legenda Belanda memutuskan gantung sepatu.

Awalnya De Gea kesulitan, sama seperti para pendatang baru di Premier League. Tapi seiring waktu berjalan, pemain 29 tahun ini bertransformasi menjadi kiper yang tangguh di Old Trafford. Pada awal pekan kemarin, dia berhasil menorehkan pertandingan ke-400 di semua ajang.

Mengenai catatan impresif tersebut, De Gea sendiri tidak bisa memungkiri bahwa dia merasa bangga.

“Saya sangat bangga bisa mencatatkan penampilan ke 400 saya,” beber De Gea di situs resmi Manchester United.

Tapi pencapaian tersebut tak lantas membuat De Gea merasa puas, sang pemain bahkan ingin mencatatkan 400 penampilan lagi untuk Setan Merah.

“Rasanya begitu luar biasa menjadi bagian dari klub ini. Saya masih sulit percaya saya bisa mencapai pertandingan ke-400 saya bersama tim ini.”

“Ini adalah capain yang sangat sangat spesial untuk saya dan semoga saya bisa memainkan 400 pertandingan lagi untuk klub ini, dan semoga saya bisa menikmati hari demi hari menjadi bagian dari klub ini.” Tandasnya.

Dengan targetnya tersebut, mantan pemain Atletico Madrid ini berharap bisa bertahan di Manchester United untuk waktu yang lebih lama.

“Saya merasa enjoy mengenakan seragam Manchester United di setiap pertandingan dan bisa bermain di Old Trafford itu rasanya sangat spesial. Saya merasa bersyukur bisa berada di klub ini dan saya berharap bisa bertahan untuk waktu yang lama.” ia menandaskan.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu David De Gea telah resmi memperpanjang kontraknya di Manchester United. Kontrak baru itu akan mengikat sang pemain sampai tahun 2024 mendatang.

Jurgen Klopp Sedih Lihat Adam Lallana Akan Meninggalkan Klub

Salah seorang pemain senior klub, Adam Lallana dipastikan bakal meninggalkan Liverpool seiring berakhirnya kampanye musim 2019/20 ini. Fakta tersebut membuat pelatih Jurgen Klopp mengaku sedih.

Memang, baru-baru ini gelandang asal Inggris tersebut telah menandatangani kontrak anyar bersama Liverpool. Namun kontrak tersebut hanya memperpanjang masa baktinya di Anfield sampai kampanye musim ini berakhir.

Sejak Liga Primer Inggris digulirkan di tengah pandemi Virus Corona, Adam Lallana tidak pernah mendapatkan kesempatan tampil. Disebutkan bahwa pelatih Klopp tak ingin melihat anak asuhnya tersebut meninggalkan Anfield dengan kondisi cedera.

Dengan kata lain, pelatih asal Jerman tidak ingin Adam Lallana kesulitan mencari klub baru jika meninggalkan Anfield pada bursa transfer mendatang.

Klopp sendiri mengaku sangat sedih dengan fakta bahwa sosok yang dianggapnya sebagai salah satu legenda klub itu akan meninggalkan Liverpool.

“Adam, oh Tuhanku… sudah jelas bahwa Adam bakalan meninggalkan klub. Jika anda bertanya sekarang, saya sudah merindukan semua tentang dia walau dia masih berada di sini,”

“Dia adalah pemain yang luar biasa, salah satu pemain yang berpengaruh yang pernah saya miliki dalam hal kualitas di hidup saya. Dia sosok profesional yang luar biasa,” ucap Klopp dikutip dari Goal International.

Dengan fakta bahwa Liverpool telah menjuarai Premier League, harusnya Lallana bisa mendapat kesempatan bermain di sisa musim ini. Tapi sepertinya tidak demikian, dia bahkan belum bermain lagi sejak gelar juara disegel Liverpool.

Namun Klopp menegaskan bahwa keputusannya tersebut bukan berarti tidak suka dan karena alasan teknis.

“Selama kami tidak membutuhkan, dia hanya akan berlatih. Itu hal yang wajar. Ada banyak diskusi soal dengan pemain soal kontrak yang akan berakhir. Di sini, diskusi bahkan tak diperlukan. Sudah jelas buat Adam,” tambahnya.

“Saya hanya mendoakan yang terbaik untuk masa depannya dan, dari sudut pandang saya, dia sudah menjadi legenda di sini. Dia bisa menjadi legenda di tempat lain mulai musim depan,” pungkasnya.

Dengan kata lain, kecil kemungkinan Lallana bakal diturunkan dalam pertandingan melawan Brighton and Hove Albion akhir pekan ini.

Lionel Messi Sudah Koleksi 700 Gol Sepanjang Karirnya!

Barcelona boleh kecewa dengan hasil imbang melawan Atletico Madrid dinihari WIB tadi, tapi satu hal yang mungkin membuat mereka bangga, tak lain tentang Rekor baru Messi. Sang Kapten berhasil menorehkan gol ke-700 dalam karirnya pada pertandingan tersebut.

Seperti diketahui, Barcelona menghadapi Atletico Madrid dalam lanjutan La Liga Spanyol Jornada ke-33 dinihari WIB tadi (01/07). Dalam pertandingan tersebut, Barca yang bermain sebagai tuan rumah gagal memetik poin penuh, laga berakhir imbang 2-2.

Tentu saja itu mengecewakan, karena satu poin saja tidak cukup mengejar Real Madrid di puncak klasemen. Bahkan karenanya, jarak yang ada dengan Los Blancos berpeluang melebar jika sang rival berhasil menang atas Getafe pada Jum’at besok (03/07).

Namun ada satu hal yang membanggakan bagi Barcelona, adalah kapten mereka Lionel Messi yang turut mencetak gol ke gawang Atletico Madrid dinihari tadi.

Satu gol tersebut membuat namanya kini tercatat sudah menciptakan 700 gol sepanjang kariernya sebagai pemain sepakbola professional. Sedangkan bagi Barcelona ini adalah gol ke-630 yang dicetak Messi.

Dengan kata lain, 70 gol lainnya dicetak Messi bersama Tim Nasional Argentina. Hebatnya lagi, Lionel Messi berhasil mencatatkan 630 gol tersebut dari total 724 penampilannya bersama dengan Barcelona.

Gol yang dicetak Messi lewat eksekusi penalti bergaya panenka ini membuat namanya masuk dalam daftar elit pencetak gol terbanyak di dunia.

Dengan jumalh gol sebanyak itu, sekarang Messi hanya kalah dari Josef Bican (805 gol), Romario (772), Pele (767), Ferenc Puskas (746), Gerd Muller (735), dan Cristiano Ronaldo (728 gol).

Namun perlu diketahui, Catatan ini merupakan berdasarkan statistik resmi, karena jika berdasarkan yang tidak resmi, maka Bican dan Pele sudah mencetak lebih dari 1000 gol. Tapi tentu saja patokannya adalah catatan resmi.

Messi sendiri membutuhkan 862 penampilan bersama Barcelona dan Argentina untuk mencetak 700 gol. Sedangkan Cristiano Ronaldo butuh 973 penampilan untuk mencetak jumlah gol yang sama.

Kedua pemain tersebut sama-sama masih aktif bermain, karenanya mereka bisa jadi berpeluang besar untuk memecahkan rekor Bican sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang dalam sejarah.

Scott McTominay Resmi Tambah Kontrak di Manchester United

Kabar gembira untuk para fans Manchester United, dimana salah satu idola mereka, Scott McTominay telah resmi memperpanjang kontraknya di Old Trafford. Kontrak baru tersebut membuat sang gelandang bertahan hingga tahun 2024 mendatang.

Scott McTominay, 23 tahun, merupakan salah satu pemain hasil jebolan akademi Manchester united yang mulai menembus tim utama sejak tahun 2017 lalu. Sejak debutnya bersama tim Senior, bisa dikatakan McTominay sudah banyak berkembang.

Perkembangannya diklaim memunculkan minat dari sejumlah raksasa Eropa pada bursa transfer musim panas mendatang. Untuk mencegah kepergiannya tersebutlah Manchester United bergerak cepat memberikan kontrak anyar kepada yang bersangkutan.

Kontrak baru ini akan membuat Scott McTominay bertahan di Old Trafford sampai tahun 2024 mendatang ditambah opsi perpanjangan satu tahun lagi.

Terkait kontrak barunya tersebut, Scott McTominay mengaku sangat senang, dia pun berterima kasih kepada semua pihak yang sudah percaya pada kemampuannya. Tak hanya itu, sang gelandang siap membantu klub mencapai targetnya di akhir musim ini.

“Saya ingin berterima kasih kepada manajer atas kepercayaan yang ditunjukkan kepada saya dan setiap orang di klub yang telah membantu sehingga saya berada di posisi sekarang. Saya berharap merampungkan musim ini sebagus mungkin dan semoga meraih target kami.” kata Scott McTominay, seperti dilansir BBC.

Sejak debutnya pada Mei 2017 lalu, McTominay sendiri telah membukukan 75 penampilan untuk Setan Merah, dengan menyumbangkan enam gol di Premier League. Salah satu gol nya tercipta saat Manchester United berhasil menang telak 2-0 atas sang rival, Manchester City.

Tak heran jika pelatih Ole Gunnar Solksjaer tampak sangat optimis bahwa Scott McTominay bakal jadi salah satu pemain vital dalam skuatnya di masa mendatang.

“Scott telah bermain dengan sangat baik sejak saya bergabung dan telah menjadi bagian vital dari lini tengah kami. Dia membawa determinasi, kegigihan, dan skill ke dalam permainan. Kami tahu Scott akan menjadi aset utama untuk skuad untuk tahun-tahun ke depan,” kata Solskjaer.

Manchester United sendiri tengah bersiap untuk menghadapi Sheffield United dalam lanjutan Premier league tengah pekan besok.

Bologna Bantah Rumor Kedatangan Ibrahimovic

Belakangan ini, santer terdengar spekulasi masa depan Zlatan Ibrahimovic, dimana pemain Swedia itu kerap dikaitkan dengan tim papan tengah Serie A, Bologna. Namun, pihak Bologna sendiri yang kemudian membantah spekulasi tersebut.

Masa depan Zlatan Ibrahimovic memang jadi tanda-tanya jelang dibukanya jendela transfer musim panas ini. Kabarnya, pemain berusia 39 tahun tersebut tidak akan bertahan di AC Milan pada musim depan.

Selain karena fakta bahwa eks pemain Barcelona memang tak tertarik bertahan di San Siro, kontraknya bersama Rossoneri juga akan segera berakhir seiring dengan berakhirnya kampanye musim ini. Tak ayal, mulai muncul beragam spekulasi tentang masa depan sang pemain.

Belakangan, Ibra dikaitkan dengan sejumlah tim papan tengah, termasuk diantaranya Bologna. Beberapa media Italia menyebut Ibrahimovic bakal melanjutkan karier bersama dengan tim papan tengah Serie A tersebut.

Bukan tanpa alasan, spekulasi ini berkaitan dengan fakta bahwa mantan pemain Inter Milan memiliki hubungan yang bagus dengan Sinisa Mihajlovic selaku pelatih Bologna. Diklaim bahwa juru taktik asal Serbia itu bahkan sudah berbicara langsung dengan Ibra.

Jika memang sudah ada kesepakatan yang tercapai, Bologna bisa mendapatkan jasa Ibrahimovic dengan status bebas transfer alias gratis.

Namun, Direktur Olahraga Bologna, Bigon bisa memastikan bahwa spekulasi transfer itu sepenuhnya tak benar. Bahkan, menurut dia wacana mendatangkan Ibra ke Bologna adalah hal yang tak mungkin terwujud.

“Saya memahami minat media untuk menjadikan ini sebuah cerita karena dia adalah nama yang begitu penting di level atas. Namun, Ibrahimovic tidak mungkin,” kata Bigon kepada RAI Radio 1.

Memang benar bahwa Bologna sempat berusaha untuk mendapatkan servis Ibra di masa lalu, hanya saja setelah yang bersangkutan memutuskan bergabung ke San Siro pada Januari kemarin, tak ada lagi kontak dengan pemain Swedia.

“Kami tidak lagi berhubungan. Dia sempat berbicara dengan Mihajlovic di musim dingin, kemudian membuat keputusan dan sejak saat itu kami belum mempertimbangkan situasinya.” Tandasnya.

Sejauh ini, Zlatan Ibrahimovic masih belum angkat bicara mengenai spekulasi masa depannya. Akan tetapi, dia masih punya opsi untuk memperpanjang masa bakti bersama Milan untuk enam bulan ke depan.