Virus Corona atau COVID-19 sudah mulai menjamah beberapa negara besar Eropa, termasuk Inggris. Terkait hal ini, manajer MU Ole Gunnar Solskjaer mengaku tak keberatan jika kompetisi Premier League harus dihentikan lebih awal.

Sebenarnya, sejak awal wabah yang diyakini berasal dari kota Wuhan, China ini memang sudah memprihatinkan. Pasalnya, belum ada vaksin tepat yang ditemukan para ahli medis, sehingga tak heran jika virus ini masih eksis sampai sekarang.

Lebih parahnya lagi, Virus tersebut sudah menyebar ke berbagai negara. Italia salah satunya, dimana ada lebih dari 2000 kasus Corona yang ditemukan di sana. Karena situasi tersebut, beberapa agenda Internasional pun ditunda, termasuk Serie A Italia sendiri.

Kini, giliran Inggris yang mendapati temuan kasus virus COVID-19 di salah satu daerah mereka. Lantas, apakah akan ada kebijakan yang sama seperti di Italia ? Atau Premier League justru akan diberhentikan lebih awal dari seharusnya ?

Berbicara mengenai hal tersebut, manajer Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa penting untuk melakukan tindak pencegahan seperti ini.

Bahkan, juru taktik Manchester United itu sama sekali tak keberatan jika kompetisi memang dihentikan lebih awal.

“Saya akan memahami, ya, dalam situasi tersebut. Tentu saja semuanya tergantung kepada ahli untuk menentukan serta kekhawatiran utamanya harus kesehatan publik umum. Dan keputusan yang akan dibuat, kami akan mendukung. Kami tidak tahu apa yang bakalan terjadi. Kami harus terus berjalan dengan itu selagi bisa,” ujar Solskjaer dikutip dari Evening Standard.

UEFA sebagai penyelenggara Liga Champions Eropa dan Liga Europa telah memastikan bahwa hampir semua pertandingan bakal bergulir tanpa penonton. Termasuk laga leg pertama 16 besar Liga Europa antara Manchester United melawan LASK dinihari nanti.

Terkait dengan kebijakan tersebut, Solskjaer merasa aneh. Pasalnya, pertandingan dilangsungkan memang untuk para fans sepakbola.

“Saya pikir sepak bola ada untuk fans. Tanpa fans, kami bukanlah siapa-siapa. Pertandingan seharusnya akan selalu untuk mereka,” tambahnya.

Jika memang Premier League berakhir lebih cepat, artinya Manchester United juga harus puas dengan peringkat mereka saat ini di posisi ke-5.