Joan Laporta coba untuk merayu anggota Barcelona untuk memilihnya lagi menjadi presiden Klub selanjutnya. Ada beberapa janji yang diumbar andai saja jadi yang terpilih, salah satunya memulangkan Neymar.

Barcelona sebenarnya sedang dirundung isu perpecahan selama beberapa bulan terakhir ini. Konflik internal diyakini tengah menimpa juara bertahan La Liga Spanyol tersebut.

 

Bahkan, informasi yang beredar mengklaim adanya desakan pencopotan Josep Maria Bartomeu dari kursi Presiden tahun depan. Entah benar atau tidak, yang jelas situasi internal di klub Catalan kini memang sedang kocar-kacir.

 

Ada beberapa spekulasi yang terdengar, mulai dari perpecahan di ruang ganti pemain, sampai tudingan yang tidak-tidak tentang kapten tim, Lionel Messi. Mega bintang Barcelona itu sebelumnya juga pernah berseteru dengan direktur olahraga klub, Eric Abidal.

 

Joan Laporta sendiri pernah menjabat sebagai orang nomor satu di Barcelona, tepatnya antara 2003 sampai 2010, diapun secara terbuka mengaku ingin menjabat di posisi yang sama. Untuk itu ia mulai mencoba untuk mencari simpati publik terhadap dirinya.

 

Nah, salah satu cara menarik simpati para anggota klub adalah dengan rencananya memulangkan Mega bintang Brazil, Neymar ke Camp Nou.

 

Menurut pandangannya, sosok berusia 28 tahun tersebut adalah pemain yang luar biasa dan memang krusial bagi timnya. Karena itu, jika kembali terpilih, Laporta bertekad mengupayakan segalanya demi mewujudkan kembalinya Neymar ke pelukan Barcelona.

 

“Mereka [Barcelona] saat ini masih belum punya rencana yang jelas dengan dia [Neymar]. Kalau saya sih, saya pasti akan memulangkannya ke Barcelona.” ujarnya kepada Deportes Cuatro.

 

Selain itu, Laporta juga coba menggoda publik dengan mewujudkan apa yang selama ini diinginkan para tifosi klub, tak lain tentang kontrak Lionel Messi.

 

Perlu diketahui, sekarang ini sisa kontrak La Pulga di Barcelona hanya sampai tahun 2021 mendatang. Laporta pun siap memberikan kontrak baru kepada mega bintang Argentina tersebut.

 

“Saya rasa kami tidak akan mengalami masalah yang berarti untuk memperbaharui kontrak Messi.” ujarnya.

 

Neymar sendiri kabarnya bersedia kembali ke Barcelona, tapi yang jadi masalah bagi raksasa Catalan adalah banderol tinggi sang pemain.